Kutim Dapat Hibah 7 Unit Sumur Bor untuk 3 Kecamatan

Asisten Ekbang Kutim Suroto mewakili Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang ketika melakukan penandatanganan serah terima hibah sumur bor dari Badan Geologi Kementeran ESDM di Bali. Foto: Ist

Kronikkaltim.com – Kutai Timur (Kutim) mendapatkan hibah tujuh unit sumur bor lengkap dengan tangki dan mesin genset dari Badan Geologi Kementerian ESDM. Tujuh sumur ini merupakan kegiatan tahun 2019 yang akan dibagikan di tiga kecamatan Kutim yaitu dua unit sumur bor di Kecamatan Batu Ampar tepatnya di Desa Telaga dan Mawai Indah.

Kemudian ada dua unit di Kecamatan Bengalon yaitu Desa Sepaso Barat dan Sepaso Induk serta Kecamatan Teluk Pandan di Desa Bukit Jaya dua unit akan diserahkan dan ditambah Desa Suka Damai satu unit.

Penandatanganan berita acara serah terima barang (BAST) Barang Milik Negara & Naskah Hibah dari Badan Geologi Kementerian ESDM itu berlangsung di Jalan Pantai Mengiat Ayodya Resort Bali – Nusa Dua, Selasa (22/9/2020). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono.

Dihadiri Sekretaris Dirjen EBTKE M Halim Sari Wardhana, Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM Antonius Ratdomopurbo. Selain itu, hadir juga perwakilan daerah lain, seperti bupati, sekda, asisten serta kepala dinas mewakili Pemda masing-masing. Di Pemkab Kutim sendiri ada Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Suroto mewakili Plt Bupati Kutim, Kasmidi Bulang turut hadir yang dalam kesempatan itu menandatangani hibah BAST Barang Milik Negara & Naskah Hibah dari Badan Geologi Kementerian ESDM didampingi Kasubbag Sumber Daya Alam (SDA) Alpian.

Selain Kutim, ada juga beberapa kabupaten/kota yang memperoleh hibah yang sama.

Pada kesempatan itu, Asisten Ekbang Suroto mengatakan hibah sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan, dengan adanya sumur bor yang telah dihibahkan dapat dipelihara dengan baik untuk kepentingan masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas hibah sumur bor tersebut. Semoga program seperti ini bisa terus berlanjut di tahun mendatang,” terangnya.

Sementara itu, Kasubbag SDA Alpian menuturkan, selama ini Kutim memperoleh hibah sumur bor dari Badan Geologi Kementerian ESDM dengan total sebanyak 19 unit sumur bor. Pembangunanya sudah dilakukan sejak 2018 sebanyak 12 unit tersebar di dalam kecamatan. Sedangkan di 2019 ada tujuh unit tersebar di tiga kecamatan dan diserahkan secara simbolis di Bali.

“Kami berharap di 2020 ini Kutim kembali memperoleh kucuran atau hibah lagi. Sebab, pembangunan sumur bor itu sangat bermanfaat bagi masyarakat desa,” tegasnya. (hms13/hms3)