Adaptasi Kebiasaan Baru, Satpol PP Kutim Jadwalkan Sweeping Pusat Keramaian Kota

Foto Kepala Satpol PP Kutim Didi Herdiansyah
KRONIKKALTIM.COM – Mendukung pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru di masa pendemi Covid-19, petugas Satpol PP Kutai Timur (Kutim) bakal menggelar operasi atau sweeping besar-besaran. Setidaknya ada 62 pasukan yang akan diterjunkan dalam oprasi tersebut.
Adapun yang menjadi sasaran utamanya disebutkan adalah pusat keramaian Kota Sangatta, juga sejumlah toko ritel atau swalayan dan bank.
“Jumlah pasukan ada 62 orang, nanti kita bagi perkelompok untuk standby dipusat keramaian itu, akan menegur jika ada yang tak menggunakan masker dan membubarkan kerumunan orang,” ujar Kepala Satpol PP Kutim Didi Herdiansyah, Jumat (17/7/2020).
Menurut Didi, adaptasi Kebiasaan Baru adalah sesuatu kebiasaan baru dalam tatanan pembudayaan norma–norma baru. Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh semua masyarakat dalam pelaksanaannya sebab pandemi Covid-19 belum dianggap selesai.
Dalam mengawal pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat, dia mengatajan, jajaran Satpol PP Kutim harus terjun dan menyosialisasikan. Menuruntnya, diksi adaptasi kebiasaan baru bermakna dimulainya tatanan budaya baru dan interaksi antara warga masyarakat yang bergeser polanya menjadi terkontrol oleh protokol kesehatan.
“Pendisiplinan diri dan lingkungan demi menekan angka penyebaran saat ini,” ucapnya.
Dia menjelaskan, penerapan adaptasi kebiasaan baru, dengan pendisiplinan protokoler kesehatan yang dikawal jajaran Satpol PP serta dibantu oleh Polri dan TNI.
Selanjutnya tatanan normal baru dikatakan efektif apabila dapat mematuhi aturan prokoler tersebut, sehingga akan diperluas jika dinilai efektif.