Satu Pemancing Korban Hilang di Perairan Bontang-Kutim Ditemukan Meninggal Dunia

Kronikkaltim.com – Tim SAR gabungan temukan satu dari dua korban yang diduga tenggelam pada peristiwa perahu ketinting yang terbalik akibat hempasan ombak di Perairan Bontang – Kutim, Minggu (8/1/2023) lalu, dalam keadaan meninggal dunia.

Korban atas nama Didin (40) ditemukan pertama kali oleh sebuah kapal yang melihat sesosok jasad mengapung di Perairan Teluk Serang Dalam, Kamis (12/1/2023) sekitar pukul 16:05 sore, sebagaimana laporan Tim SAR gabungan kepada awak media.

“Terima info dr Kapal LCT Dewa Samudra Abadi Samarinda, bahwa melihat mayat yang terapung pasa posisi 0° 6’8.27″S – 117°45’44.93″E sejauh 17,23 NM dari LKP, selanjutnya tim menuju titik tersebut,” terangnya.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dan segera dibawa ke RSUD Bontang. Sementara masih tersisa satu korban tenggelam atas nama Budi (50) yang akan terus diupayakan pencarian.

“Tim SAR Gabungan kembali ke posko dan melaksanakan Debriefing dengan hasil 1 orang ditemukan meninggal dunia. Operasi SAR akan dilanjutan besok sesuai dengan Renops H.6, ” Tim SAR melaporkan.

Diinformasikan sebelumnya ada 3 orang pemancing yang kapalnya di hantam ombak di Perairan Bontang-Kutim. Dari 3 orang tersebut 1 selamat dan 2 orang lainya dinyatakan hilang.

Kamis (12/1/2023), satu dari dua orang yang dinyatakan hilang akhirnya di temukan dalam keadaan meninggal dunia, dan satu lagi masih dalam proses pencarian.

Korban yang ditemukan tersebut adalah warga sangatta, kutai timur, sedangkan korban yang masih dalam pencarian adalah warga Bukit Indah, Bontang.(*).