Penemuan Bersejarah: Makam Dokter Kerajaan Mesir Kuno Ditemukan di Saqqara

Misi Arkeologi Prancis-Swiss di Saqqara, (foto facebook.com Ministry of Tourism and Antiquities)
Kronikkaltim.com — Tim arkeolog Prancis-Swiss telah menemukan sebuah makam bersejarah di kompleks pemakaman kuno Saqqara, sekitar 30 km di selatan Kairo. Penemuan ini mengejutkan para peneliti karena makam tersebut milik seorang dokter kerajaan bernama Tetinebefou, yang hidup di era Mesir Kuno.
Pada awalnya, para arkeolog tidak menemukan sesuatu yang luar biasa. Namun, saat proses pembersihan dilakukan, mereka menemukan sebuah stela atau batu nisan dengan ukiran hieroglif besar yang menyebut nama serta gelar Tetinebefou. “Begitu kami mulai membersihkan, kami beruntung menemukan sebuah stela pintu palsu dengan nama seorang dokter bernama Tetinebefou,” ungkap tim peneliti dengan penuh antusiasme.
Makam ini diumumkan secara resmi oleh Kementerian Purbakala Mesir. Berdasarkan inskripsi yang ditemukan, Tetinebefou memiliki sejumlah gelar prestisius, di antaranya Dokter Kepala Istana, Pendeta dan Ahli Racun Serket, Dokter Gigi Kepala, serta Direktur Tanaman Obat. Beberapa gelarnya, seperti “Direktur Tanaman Obat”, tergolong langka dan hanya ditemukan dalam satu artefak lain di Mesir Kuno.
“Dia adalah dokter utama di istana kerajaan, yang kemungkinan besar pernah merawat langsung sang firaun,” kata Philippe Collombert, egiptolog dari Universitas Jenewa yang memimpin penggalian ini.
Penemuan ini semakin mengukuhkan keunggulan peradaban Mesir dalam ilmu medis. Ribuan tahun lalu, para dokter Mesir telah memahami anatomi manusia, melakukan operasi otak, mengenali penyakit yang kini disebut diabetes, hingga menciptakan prostetik untuk pasien mereka.
Makam Tetinebefou akan didokumentasikan dalam sebuah film dokumenter yang dijadwalkan tayang pada 2026. Dokumenter ini akan mengungkap berbagai detail, termasuk lukisan dinding yang menggambarkan peralatan medis seperti botol ramuan dan wadah tanaman obat yang mungkin pernah digunakan oleh sang dokter istana.
Penemuan ini menambah daftar panjang warisan medis Mesir Kuno yang telah mendahului zamannya, sekaligus menjadi pengingat akan betapa maju pengetahuan mereka dalam bidang kesehatan dan pengobatan.
(Sumber: Diario AS)