Persiapan Maksimal, 8 Cabor Kaltim Siap Bersaing di Pra Popnas Zona IV

Foto : Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim.
Samarinda, kronikkaltim.com – Persiapkan Kontingen Kalimantan Timur untuk ajang bergengsi Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) Zona IV yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Demi hasil optimal, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menggelar Training Camp (TC) terpusat di Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda.
TC ini berlangsung sejak 28 Oktober 2024 dan akan berlangsung selama 21 hari, dengan 156 anggota kontingen yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial.
Sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) akan menjadi fokus utama kontingen Kaltim dalam ajang ini. Kedelapan cabor tersebut meliputi bola voli, sepak bola, bulu tangkis, tenis lapangan, sepak takraw, tinju, pencak silat, dan basket.
Para atlet yang akan berkompetisi adalah mereka yang lahir pada tahun 2007 atau berusia 17 tahun, yang diharapkan mampu membawa prestasi dan mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional.
Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, menegaskan bahwa para pelatih yang terlibat dalam TC ini memiliki kualifikasi mumpuni. Menurut Rasman, pemilihan pelatih adalah hasil rekomendasi dari setiap cabang olahraga, yang bertujuan untuk membentuk tim yang solid dan siap bersaing hingga tingkat nasional.
“Seluruh pelatih yang kami pakai dalam Pra Popnas ini adalah rekomendasi dari masing-masing cabang olahraga. Mereka punya kualifikasi yang sesuai dengan kompetisi ini,” jelas Rasman, pada Minggu (3/11/2024).
Untuk memperkuat tim, Rasman juga mengungkapkan pentingnya kolaborasi dan pemadatan strategi. Para pelatih diharapkan mampu menyatukan pemain dari berbagai daerah di Kaltim, menciptakan tim yang kompak dan tangguh. TC menjadi ajang bagi para pelatih untuk memberikan bimbingan intensif kepada atlet, sehingga diharapkan mampu bersaing dengan maksimal.
“Para pelatih ini ada yang baru, ada juga yang masih lama sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Peran mereka sangat penting dalam membentuk tim yang solid dari berbagai karakteristik atlet di daerah masing-masing,” tutup Rasman.(*)