Dispora Kaltim Terapkan Sistem Seleksi Atlet Demi Hasil Optimal di Pra POPNAS Kendari

Foto : Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading.

Samarinda, kronikkaltim.com – Kompleks GOR Kadrie Oening di Samarinda kini menjadi pusat kegiatan bagi para atlet muda yang tergabung dalam kontingen Kalimantan Timur untuk mengikuti Training Camp (TC).

Kegiatan yang berlangsung sejak Senin, 28 Oktober 2024 ini akan berjalan selama 21 hari ke depan. TC ini mempersiapkan para atlet untuk ajang Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra POPNAS) yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Evaluasi dari pelaksanaan TC di tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar perubahan sistem perekrutan atlet. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan bahwa tahun lalu banyak atlet direkrut tanpa melalui proses seleksi yang ketat.

Menurut Rasman, hal tersebut menjadi titik lemah dalam menghasilkan atlet berkualitas yang siap berkompetisi.

“Evaluasi kegiatan tahun lalu memang menunjukkan bahwa ada kekurangan, di mana banyak atlet yang direkrut tanpa seleksi. Sekarang, kami sudah menerapkan sistem seleksi di 10 kabupaten/kota,” jelas Rasman, pada Senin (4/11/2024).

Dengan sistem seleksi baru ini, hanya atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah yang berhasil masuk ke dalam tim. Wilayah seperti Balikpapan, Kukar, Samarinda, dan Bontang turut berpartisipasi dalam seleksi, menjadikan kontingen Kaltim lebih beragam.

TC kali ini juga diikuti oleh 156 kontingen, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial dari delapan cabang olahraga, seperti bola voli, sepak bola, bulu tangkis, tenis lapangan, sepak takraw, tinju, pencak silat, dan basket. Para atlet yang mengikuti seleksi ini berusia 17 tahun, atau kelahiran tahun 2007.

Rasman menegaskan, dengan dukungan tim pelatih yang kompeten di bidang fisik dan teknik, para atlet kini mendapatkan bimbingan yang lebih terstruktur.

“Fungsi pelatih sangat penting untuk memadukan aspek fisik dan teknik atlet,” tutupnya.(*)