Fitriani Soroti Peningkatan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kutim

Kronikkaltim.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Fitriani, membahas kasus kekerasan terhadap perempuan yang masih meningkat di Kutim, meskipun daerah ini telah dinyatakan sebagai Kabupaten Layak Anak.

Fitriani mengungkapkan bahwa Pemerintah Kutim telah memiliki Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang sudah tersebar hingga ke RT, Dusun, dan Kecamatan. Namun, diperlukan kebijakan lebih lanjut untuk mengatasi kekerasan tersebut.

“Paling tidak ada edukasi-edukasi yang kita berikan, dan juga di Kecamatan sudah ada PKK dan pemerintah di Kabupaten. Sama dengan pemberdayaan perempuan yang memang kita perlukan, jadi anggaran harus banyak diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan,” ujar Fitriani saat ditemui oleh awak media di Kantor DPRD Kutim, Senin (29/7/2024).

Selain itu, Fitriani juga membahas perlindungan anak terhadap kekerasan, pelecehan, dan bullying. Ia menekankan bahwa dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) mengenai perlindungan anak, masalah ini dapat diatasi melalui rumah singgah dan aduan untuk korban.

“Tapi kita juga mau anggaran terus ditingkatkan karena jangan sampai hal itu terbelakangi karena kita di 18 kecamatan yang lingkupnya sangat luas. Jadi, yang kita inginkan adalah anggaran yang diperbesar dan bisa tepat sasaran,” lanjutnya.

“Dengan adanya Perda perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan, anggarannya harus diperbanyak sehingga bisa mengedukasi hingga ke tingkat bawah,” tambah Fitriani.

Dia berharap dengan peningkatan anggaran, program-program perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dapat berjalan lebih efektif dan mencapai seluruh lapisan masyarakat di Kutim.(ADV/Reni).