246 Orang Personil Dikerahkan untuk Pengamanan Idul Fitri 1444 H di Kutim

Kronikkaltim.com – Kepolisian Resor Kabupaten Kutai Timur (Polres Kutim) baru saja menggelar apel gelar pasukan operasi Ketupat Mahakam dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi di Lapangan Apel Mako Polres Kutim, Senin (17/04/2023).

Usai kegiatan, Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic menjelaskan upaya pengamanan dilakukan dengan menyiapkan 246 orang personil yang akan dibagi untuk menjaga beberapa pos di wilayah Kutai Timur.

“Terkait dengan Operasi Ketupat Mahakam 2023, Polri beserta TNI termasuk Pemerintah Daerah menyiapkan 246 orang personil, dimana 246 ini kami bagi ada yang melaksanakan pengamanan pos pelayanan terpadu, pengamanan Pantai Kenyamukan dan Teluk Lombok,” ujar Ronni Bonic.

Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan Polsek tiap kecamatan untuk pengamanan di berbagai tempat yang menjadi pusat keramaian, seperti tempat rekreasi, mall, pasar serta tempat-tempat ibadah untuk shalat Idul Fitri 1444 hijriah.

“Pada prinsipnya kita melakukan pengamanan itu secara stasioner, tempat-tempat yang ramai di datangi oleh masyarakat seperti tempat rekreasi, mall, dan tempat ibadah. Kemudian ada juga kita voting di pos-pos pengamanan dan pos pelayanan,” ucapnya.

Ronni Bonic juga mengungkapkan pihaknya telah mengantisipasi beberapa titik-titik kemacetan dan kerawanan lain seperti di Pantai Kenyamukan dan Teluk Lombok yang sering terjadi korban dimakan Buaya.

“Kita telah plot kan langkah-langkah preemtif dan preventif, baik itu sifatnya himbauan maupun kita koordinasi dengan instansi terkait untuk menghimbau masyarakat yang daerah-daerah tertentu wilayah rekreasi itu biar tidak terlalu dekat yang nantinya menimbulkan kerawanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang ingin mudik dan khawatir kendaraannya ditinggal di rumah, pihaknya telah menyediakan lahan parkir.

“Kami Polres Kutim siap menyediakan kantong-kantong parkir seperti di belakang (belakang Makopolres Kutim), nanti kami koordinir kendaraan masyarakat yang ditinggal mudik pemiliknya,” tandasnya.

Reporter : Heristal