Suasana Kelabu Pasca Kebakaran di Gang Taruna Sangatta

Kronikkaltim.com – Kebakaran di Gang Taruna RT 010 pada Jumat (18/11/2022) malam menyisakan trauma bagi puluhan anggota keluarga (KK) yang sudah bertahun-tahun menempati rumah dan bangsalan di kawasan Jalan Diponegoro, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) tersebut. Kini, mereka yang setidaknya berjumlah 18 KK menunggu kejelasan nasib untuk menyambung hidup.
Setelah api berhasil dijinakkan kemarin (3/11) sekitar pukul 20.00 Wita petugas kepolisian langsung memasang police line di sejumlah titik kebakaran.
Tidak jauh dari lokasi kebakaran, sebuah posko sekaligus dapur umum tampak sudah didirikan, Sabtu (19/11). Sejak pagi hingga sore sejumlah bantuan berdatangan, baik dari pejabat pemerintahan, paguyuban maupun swadaya masyarakat setempat. Ada yang membawa bantuan berupa sembako, ada pula berupa makanan dan pakaian layak pakai.
“Alhamdullilah, tadi juga ada istri Bapak Bupati datang,” ucap salah satu warga setempat.
Sementara di kawasan pintu masuk Gang Taruna Jalan Diponegoro, sejumlah relawan menggalang dana. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian untuk meringankan beban korban kebakaran.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, kebakaran di permukiman padat yang terjadi sekitar pukul 18.35 Wita tersebut mengakibatkan sebanyak 12 bangunan yang terdiri dari 4 rumah tunggal, 8 bangsalan hangus terbakar.
Dari sekitar 18 kk yang terdampak, kebanyakan dari mereka terpaksa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal.
Inilah potret duka yang mengundang suasana kelabu. Hingga kini, kesedihan yang mendalam masih melekat erat menyelimuti hati para korban kebakaran tersebut.
Rumah dan bangsalan yang menyimpan berjuta kenangan selama bertahun-tahun dari sang penghuni maupun pemiliknya, kini harus sirna luluh lantak setelah diamuk si jago merah. Rasa trauma serta duka mendalam, menyelimuti para korban.
(*).
Imran R Sahara