Bupati Kutim Pimpin Rapat di Atas Kapal Kudungga, Salah Satunya Bahas Pulau Miang

Kronikkaltim.com – Ada yang berbeda dari rapat koordinasi Forkopimda yang dipimpin Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, pada Sabtu (8/10/2022) pagi. Jika bisanya rapat digelar di ruangan gedung atau perkantoran, kali ini tergolong unik sebab di atas kapal perang yang dioperasikan TNI Angkatan Laut (AL), Lanal Sangatta.

Salah satu materi yang dibahas dalam rapat tersebut yaitu pengembangan dan upaya promosi wisata bahari Pulau Miang.

Rapat ini pun dihadiri Ketua DPRD Kutim Joni, Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Sekda Kutim Rizali Hadi, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Dandim 0909/KTM Letkol CZI Heru Aprianto, Kajari Kutim Henriyadi W Putro, Kepala Pengadilan Negeri Sangatta Abraham Van Vollen Hoven Ginting.

Selain itu, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Agus Purnomo, Wakapolres Kutim Kompol Damus Asa, Kaban Kesbangpol M Basuni, dari Bapenda, DPMPTSP, dan Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Rapat dilakukan di atas kapal perang Kudungga, sekira Pukul 07.30 Wita sembari berlayar menuju Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang, Kutim. Kapal ini berangkat dari Jeti Marine KPC sekira pukul 07.00 Wita. Perjalan memakan waktu sekitar 2 jam tiba di lokasi.

Usai rapat dan sampai di Pulau Miang, Ardiansyah dan rombongan menyempatkan diri mengunjungi kawasan wisata pulau itu, seperti spot diving.

Setelah itu, Ardiansyah kemudian bergeser mengunjungi lapak-lapak pelaku UMKM dan memborong produk UMKM milik warga setempat yang antara lain kopi mangrove, dan kripik pisang.

Tidak hanya itu, Ardiansyah juga menyempatkan diri meninjau Puskesmas Pembantu, dan pojok baca sambil menyaksikan penyerahan buku bacaan yang diberikan oleh TNI AL atau Lanal Sangatta untuk kawasan literasi tersebut. Setidaknya ada 260 buku untuk kalangan anak-anak yang diberikan pada pojok baca itu.

Selanjutnya, Ardiansyah dan rombongan menuju Gedung Serba Guna Pulau Miang dan disambut hangat oleh warga dengan tari tarian dan kesenian khas daerah.

Ardiansyah menyampaikan, kedatangannya ke Pulau Miang bukan dalam rangka kunjungan resmi. Melainkan agenda rapat Forkopimda yang sebelumnya dijadwalkan untuk dilaksanakan di atas kapal dan merapat ke Pulau Miang.

“Jadi ini agenda rapat bukan agenda khusus, tapi Alhamdullilah saya terima kasih luar biasa semua. Sekdes, BPD, saya terima kasih yang telah menyiapkan fasiltas untuk kedatangan kami pada pagi menjelang siang ini,” ucap Ardiansyah.

Ardiansyah menjelaskan terkait hasil rapat Forkopimda salah satunya mengenai upaya pembenahan untuk mendorong Pulau Miang sebagai salah satu desa wisata bahari unggulan di Kutim.

Dengan pariwisata bahari diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pulau Miang. Ia pun meyakini desa tersebut nantinya akan menjadi salah satu destinasi wisata utama di Kutim.

“Karena potensi yang dimiliki Desa Pulau Miang ini tidak hanya sekedar pantai dan sumber daya lautnya, tetapi ternyata daratannya ini juga belum tergarap. Tadi saya sudah memerintahkan Kadis Pertanian karena disini ada peternakan sapi liar, kalau itu bisa direalokasi bekerjasama dengan pemilik lahan itu bisa jadi menjadi satu potensi lagi,” papar Ardiansyah.

Nel/Imran