Besok, Bakesbangpol Kutim Bagikan Bendera Merah Putih HUT RI ke Pengendara

Kronikkaltim.com – Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) akan membagikan bendera merah putih gratis kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

Pembagian bendera secara simbolis akan dilaksanakan di simpang tiga pendidikan, Kecamatan Sangatta Utara, pada Selasa (16/8/2022) pukul 09.00 Wita. Targetnya, pengendara motor ataupun mobil.

Kepala Bakesbangpol Kutim Muhammad Basuni, S.Sos, Msi kepada kronikkaltim.com mengatakan, pembagian bendera kepada masyarakat dilaksanakan sesuai surat dan instruksi kementerian dalam negeri (Kemendagri). Surat Kemendagri No 003.1/4397/SJ tertanggal 29 Juli 2022 perihal Menyemarakan Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) melalui Gerakan Pembagian 10 Juta bendera merah putih.

“Jadi Kemendagri memerintahkan seluruh pemerintah daerah untuk bisa mensukseskan pembagian 10 juta bendera merah putih se Indonesia. Setiap Pemda melakukan kegiatan dan leading sektornya yaitu Bakesbangpol,” ujar Basuni-sapaan Muhammad Basuni di kantornya, Senin (15/8/2022).

Basuni mendedahkan, untuk mensukseskan pembagian bendera merah putih di Kutim, Bakesbangpol menggandeng unsur Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), Darma Wanita, PKK, dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Pembagian bendera akan dilaksanakan mulai besok pada pukul 09.00 Wita di Simpang Tiga Pendidikan, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Sangatta Utara.

“Untuk kegiatan ini kita rencananya membaginya besok sekitar Jam 9 di satu tempat, yaitu di Simpang Tiga Pendidikan, Jalan Yos Sudarso, itu kita bagikan kepada pengendara. Untuk pengendara itu kita siapkan 700 bendera, kemudian dari kami ada 50 bendera, mudah-mudahan dari instansi lain dan pihak perusahaan juga bisa menabahkan itu. Dari kita 50 lembar bendera juga dibagikan secara simbolis ke desa dan kelurahan,” paparnya.

Basuni menambahkan, gerakan pembagian bendera merah putih bertujuan menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Kutim. “Intinya semangat dengan kemerdekaan ini supaya masyarakat juga berpartisipasi. Kita sebenarnya sudah mengimbau juga kepada masyarakat melalui kecamatan, melalui woro-woro (pengumuman) untuk bisa memasang bendera merah putih,” tuturnya.

Dari pantauan, kata Basuni, bendera merah putih lebih banyak dipasang masyarakat di dalam gang. Beda di pinggir jalan protokol, ruko atau bangunan sebagai tempat usaha masyarakat masih tampak lebih sedikit dipasangi bendera. “Mungkin masyarakat berfikir sudah memasang di rumahnya sehingga di tempat usahanya tidak dipasang, tapi itu kita sudah kita woro-woro. Jadi pembagian bendera besok ini sebagai simbolik untuk motivasi, bahwa masyarakat itu harus memasang bendera,” terangnya.

Basuni kembali mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menghargai dan mengisi serta menyemarakkan HUT RI yang digelar sekali setahun, melalui pemasangan bendara merah putih dan kegiatan kegiatan positif.

“Salam merdeka! mari kita syukuri dan rayakan hari kemerdekaan ini dengan aktifitas-aktifitas positif, sebagai bentuk kepedulian dan cinta kita terhadap negara mari kita sama-sama memasang bendera merah putih. Selamat hari ulang tahun Republik Indonesia, semoga jaya selalu. Merdeka!!!,” tutup Basuni. (*).

Imran RSa