Kaltim Gaet Buyer Pisang Kepok dan Transaksi Rp 37,4 M di Pameran Nasional

Kronikkaltim.com – Pameran Indonesia Tourism and Trade Investment Expo di Nagoya Hill Shopping Mall Batam pada 16-19 Juni 2022, menjadi berkah tersendiri bagi Kalimantan Timur (Kaltim).
Bagiamana tidak, Kaltim di even nasional tersebut sukses menjual komoditi unggulan yaitu pisang kepok gerecek dengan transaksi sebesar Rp 37.440.000.000,- kontrak kerjasama dengan Benelux Flowers and food Pte selama 2 tahun.
Tak hanya pisang kepok gerecek, Kaltim di ajang itu juga menampilkan produk-produk hasil pertanian hortikultura lainnya seperti buah naga, pepaya california, nanas, jahe gajah dan produk turunannya yang sudah ada di disuplay. Yang tidak kalah menariknya lagi, selain produk hortikultura, masih ada produk unggulan lainnya yaitu beras organik Mayas Borneo.
Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Ir. Siti Farisyah Yana,M.Si melalui Ir. Suprianto, selaku Kasi Pasca Panen Pengolahan Hasil dan Pemasaran Hortikultura dalam keterangannya menyatakan, dengan mengikuti kegiatan ini Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim bisa mempromosikan sekaligus memasarkan hasil pertanian dan produk turunannya.
“Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan transaksi penjualan pisang kepok gerecek sebesar Rp 37.440.000.000,- kontrak kerjasama dengan Benelux Flowers and food Pte selama 2 tahun,” jelasnya, Jumat (17/6/2022).
Ir. Suprianto berharap agar usaha pisang kepok ini mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, serta menambah sumber PAD Provinsi Kalimantan Timur dari sektor pertanian.
“Selanjutnya harapannya tidak hanya pisang kepok yang menjadi market mancanegara melainkan masih ada produk jahe gajah, nanas mahkota, buah naga, dan Pepaya California,” tuturnya.
Sementara itu, Priyanto – Ketua Koperasi Produsen Taruna Bina Mandiri asal Kutai Timur yang melakukan transaksi pisang kepok tersebut mengatakan, dengan mendapatkan kontrak kerjasama perdagangan, setidaknya menambah market baru dengan tidak mengurangi kuota pisang kepok yang beredar di Sangatta, Samarinda dan balikpapan.
Dirinya menyampaikan terimakasih kepada Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim yang telah memfasilitasi untuk mengikuti kegiatan yang menguntungkan di Batam tersebut.
“Adapun pasokan pisang kepok yang akan diambil dari Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaubun dan Kecamatan Karangan.
Ketika permintaan pasar sudah jelas yang dipersiapkan selanjutnya adalah ketersediaan stok bahan baku,” pungkasnya. (Arm/Im)