Pastikan Ketersediaan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Wabup Kutim Sidak Pasar

Pastikan Ketersediaan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Wabup Kutim Sidak Pasar

Kronikkaltim.com – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Induk Sangatta dan pasar tradisional Sangatta Selatan, Sabtu (2/4/2022) pagi. Sidak bertujuan mengecek harga dan ketersedian stok sembako serta bahan pokok lainnya menjelang Ramadhan 1443 Hijriah.

Kasmidi dalam kesempatan itu, didampingi Dandim 0909/KTM Letkol Czi Heru Aprianto, Kadisperindag Kutim H Zaini, dan Kasatpol PP Didi Herdiansyah.

Tak hanya itu, Kasmidi juga didampingi Ketua Fraksi Golkar DPRD Kutim Sayid Anjas, Camat Sangatta Selatan Vita Nurhasanah, dan sejumlah unsur lainnya. Termasuk Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) Sukriadi.

Pastikan Ketersediaan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Wabup Kutim Sidak Pasar

Kasmidi dan rombongan mengawali sidak di Pasar Sangatta Selatan, ke sejumlah pedagang dan diakhiri di Pasar Induk Sangatta Utara. Sejumlah pedagang ikan, daging, hingga pedagang sembako dikunjungi satu-persatu. Mereka mengecek dan memastikan ketersediaan bahan pangan dan harga-harga bahan makanan lainnya.

Baca juga: Ngeri! Video Detik-detik Insiden Truk PT IWIP di Halmahera Tengah

Kasmidi mengatakan, sidak dilakukan untuk mengecek kesiapan pasar dalam menghadapi Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kami mengecek ketersediaan sembako dan harga pangan, alhamdulillah semua normal. Kalaupun harga ada naik, tidak terlalu signifikan berdampak,” ucap Kasmidi.

Dia mengaku, sempat ada persoalan ketersediaan daging, sebab adanya banjir Sangatta beberapa waktu lalu. Namun hal itu sudah mulai kembali normal.

“Mungkin di pertengahan Ramadan, kami akan lakukan sidak kembali dan menjelang Idul fitri. Sebab tidak dipungkiri seperti daging itu kita masih ketergantungan dari wilayah luar,” ungkap Kasmidi.

Sementara itu, Kadisperindag Kutim, H Zaini ketersediaan minyak goreng masih aman dan setiap toko yang harga minyak gorengnya masih berbeda-beda, dikatakan itu disebabkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang naik.

“Saat ini kita masih melakukan permohonan dari Bontang untuk dibantu stok minyak goreng agar mendorong penyamaan harga di pasar,” ucap Zaini.

Zaini juga memastikan ketersediaan minyak goreng di Toko Pulo Mas saat ini memiliki stok hingga 3.600 liter.

Penulis : Ital