Identitas Mayat Ditemukan di Semak Bengalon Terkuak, Ternyata Warga Perdau Dalam

Ilustrasi mayat

Kronikkaltim.com – Jasad tanpa identitas yang ditemukan dalam semak-semak di Bukit Makmur, Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Senin (17/1/2022) petang, akhirnya terungkap. Korban adalah Ramli alias Gatot warga Serabutan, Perdau Dalam, Bengalon.

Dikabarkan sehari sebelumnya, korban menabrak kendaraan yang parkir di daerah Segadur, akibat lepas kendali saat mengendarai motor yang dipinjam dari rekannya, Supiyani. Saat itu dia sedang mengantar anaknya, Riska, pergi bekerja.

Berdasarkan keterangan Ka-SPK yang piket di Polsek Bengalon, Minggu (16/1/2022), Bripka Supriadi mengatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan di Segadur, Jalan Bukit Makmur. Selanjutnya piket penjagaan polsek mendatangi lokasi, dan langsung melakukan olah TKP.

Diperoleh fakta, korban dalam keadaan mabuk dan tidak mampu menguasai kendaraannya, sehingga menabrak kendaraan lain milik warga yang sedang parkir.

Selanjutnya piket penjagaan Polsek Bengalon mencoba membantu korban dan kendaraanya untuk diantar ke puskesmas setempat.

“Piket penjagaan Polsek Bengalon mencoba membantu korban dan roda dua yang dikendarainya, untuk dibantu diantarkan ke puskesmas, untuk diperiksa kesehatanya,” terang Supriyadi melalui keterangan tertulis.

“Apakah ada luka dalam atau tidak dan selanjutnya dari puskesmas akan dibantu pulang ke rumahnya,” tambahnya.

Tak disangka dalam perjalanan korban yang diduga mabuk enggan dibawa ke puskesmas dan turun dari mobil patroli, lalu berlari menjauh ke arah semak-semak.

“Alasannya akan izin buang air besar, selanjutnya korban langsung lari ke arah semak-semak,” ungkapnya.

Setelah petugas coba mencari korban sebanyak dua kali ke arah dia berlari, namun tak ditemukan keberadaannya.

Keesokan harinya diterima laporan penemuan mayat tanpa identitas di balik semak-semak, diduga kuat jasad tersebut adalah lelaki yang dimaksud, Ramli alias Gatot.

Anak Ramli, Riska membenarkan bahwa korban merupakan ayahnya pada Sabtu (15/01/2022), telah mengantarkan saksi dari rumah menuju ke tempat kerja dengan menggunakan sepeda motor bernomor KT-6795-RC yang dipinjam dari saudara Supiyani.

Supiyani mengatakan bahwa korban telah datang ke rumahnya, Jumat (15/1/2022) pukul 17.00 Wita, dengan maksud meminjam kendaraan roda dua jenis matic bernomor KT-6795-RC, dengan alasan untuk dipakai sehari mengantar anaknya kerja, dikarenakan korban tidak memiliki sepeda motor.

“Sejak saat itu tidak pernah melihat korban lagi,” kata Supiyani.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter jaga puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Ramli, dan sudah meninggal lebih dari satu hari. Pada saat dievakuasi, kondisi badan bengkak karena lebam mayat.

Dimungkinkan dugaan awal bahwa kematian yang dialami oleh korban akibat luka dalam akibat kecelakaan (out of control) pada Minggu (16/01/2022). (*)

Penulis: Andika Putra Jaya