Puluhan Komunitas dan Mahasiswa Sangatta Turut Suarakan Dukungan untuk Palestina

Kronikkaltim.com – Serangan militer dari Israel masih berkecamuk di Palestina. Hampir seluruh dunia mengecam serangan Israel yang menargetkan kawasan sipil. Banyak sekali yang bersuara untuk membela Palestina. Tak terkecuali para pemuda pemudi dan masyarakat Kutai Timur (Kutim).
Bukan sekadar urusan agama, mereka dengan gamblang mengatakan bahwa ini adalah masalah kemanusiaan yang harus ditangani serius.
Jum’at (21/05/2021), lebih dari 20 komunitas gabungan dan organisasi kemahasiswaan di Sangatta dari berbagai elemen melangsungkan aksi solidaritas mengecam tindakan Israel dan mendukung kemerdekaan serta pembebasan kepada warga Palestina.
Berlangsung di Folder Ilham Maulana Sangatta Utara, Kutim, Kaltim, Koordinator Lapangan, Agus, mewakili gabungan komunitas Sangatta menyampaikan tanggapan serta dukungannya terhadap warga Palestina.
“Pada hari ini kita dari komunitas dan mahasiswa Sangatta melaksanakan aksi untuk pembebasan kepada Palestina, dan aksi mencekam tindakan yang dilakukan Israel kepada Palestina,” ucapnya.
“Kita sudah tahu secara global kan bagaimana Israel menjajah Palestina. Selain itu yang kita perlu tahu, Palestina adalah negara yang pertama kali menyuarakan dukungannya terhadap kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, maka dari itu kita harus terus mengupayakan kemerdekaan terhadap warga Palestina,” lanjutnya.
Agus juga mengimbau kepada seluruh umat muslim di Indonesia untuk mendukung pembebasan kepada Palestina. Hal itu dia utarakan bukan tanpa alasan. Agus menyebutkan bahwa salah satu sebab kenapa umat muslim wajib mendukung Palestina, dikarenakan keberadaan Masjid Al-Aqsa yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, keduanya di Arab Saudi.
Agus menjelaskan keistimewaan Masjid Al Aqsha yang pertama yaitu masjid ini merupakan kiblat pertama bagi umat muslim dalam melaksanakan sholat. Sebelum hijrah ke Madinah, konon Rasulullah melaksanakan sholat dengan menghadap ke Masjid Al Aqsha.
Kemudian setelah melakukan perjalanan isra miraj, yaitu berkisar 1 bulan, Rasulullah mendapatkan wahyu berupa perintah sholat 5 waktu yang menghadap ke Kakbah Mekkah. Hal ini sesuai dalam QS Al Baqarah ayat 44.
“Umat muslim di seluruh Indonesia juga harus mendukung pembebasan Palestina! Kenapa? Karena di sana ada Masjid Al Aqsha yang merupakan kiblat pertama bagi kita umat muslim, dan yang kedua Masjid Al Aqsha adalah masjid ketiga yang ada di muka bumi ini,” tutur Agus.
“Oleh sebab itu saudaraku umat muslim seluruh Indonesia, mari kita mendukung kemerdekaan Negara Palestina,” pungkasnya.
Aksi solifaritas itu berlangsung dengan kondusif. Tidak ada bentuk kekerasan yang terjadi. (*)