HUT ke 21 Kutim Digelar Sederhana, Tak Ada Upacara dan Perlombaan

Kronikkaltim.com – Peringatan HUT ke 21 Kabupaten Kutai Timur tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Suasana prihatin di tengah kondisi pandemic covid 19 masih berlangsung. Tak boleh ada kerumunan massa, tak boleh ada kegiatan yang melibatkan banyak orang dan tetap menjaga jarak.
Beranjak dari itu, Pemkab Kutai Timur menyepakati untuk meniadakan upacara peringatan HUT Kutai Timur maupun beragam perlombaan yang biasanya memeriahkan perayaan hari lahirnya kabupaten tercinta ini. Peniadaan upacara dan perlombaan tertuang dalam surat yang ditandatangani Pjs Bupati Kutai Timur, Dr M Jauhar Efendi.
“Iya, benar. Sudah disepakati, tidak ada upacara bendera dan perlomban dalam rangka memeriahkan HUT Kutim pada 12 Oktober 2020 nanti. Hanya ada sidang paripurna dalam rangka memperingati HUT Kutim, di gedung DPRD Kutim. Itu pun dengan undangan yang sangat terbatas. Hanya unsur pimpinan DPRD Kutim, FKPD dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Kutim,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dr H Suko Buono, Kamis (8/10/2020).
Bagi para ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) juga tidak diliburkan di hari jadi tersebut. Mereka diimbau tetap masuk kerja seperti biasa dengan menggunakan pakaian adat Miskat/Takwo.
Meski demikian, untuk kemeriahan suasana Hari Jadi Kabupaten Kutai Timur, Pjs Bupati menginstruksikan pemasangan umbul-umbul di lingkungan perkantoran Pemkab Kutai Timur. Mulai dari Kantor Pemerintahan di kawasan Bukit Pelangi, Kecamatan hingga tingkat Desa. Umbul-umbul dipasang mulai tanggal 8 Oktober hingga 31 Oktober 2020.
“Untuk logo HUT tahun ini, bisa diunduh di laman kutaitimurkab.go.id atau laman pemerintahansetdakutim.blogspot.com,” kata Suko.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/*4)