Diduga Rem Blong, Truk Tangki Seruduk Pengendara Motor di Sangatta

Diduga Rem Blong, Truk Tangki Seruduk Pengendara Motor di Sangatta
KRONIKKALTIM.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang 3 Pendidikan, Jl Yos Sudarso II, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Kaltim, Minggu (19/7/20) sekira pukul 10.00 Wita. Diduga alami rem blong, Truck Tangki BBM bernopol KT 8874 MU menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang perempuan.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian menyebutkan datang kendaraan roda empat yang tiba-tiba saja menghantam pengendara yang berada dilampu merah sekira pukul 10:00 Wita.
“Sebelumnya ada peristiwa kecelakaan lalu lintas korban ibu-ibu tertabrak dan terlindas truck tangki bbm yang tidak bermuatan (Kosong) karena rem blong. Akhirnya truck tangki terhenti tepat di lampu merah,” terangnya.
Disebutkan, pengendara motor jenis matic retro berwarna merah itu ditabrak saat sedang berhenti di lampu merah traffic light. Truk tangki bermuatan kosong yang diduga milik perusahaan itu menabraknya dari arah belakang. Truk itu diketahui sedang hendak menuju ke Samarinda.
Kondisi korban saat ditabrak langsung terhimpit di bawah truk. Tampak kondisinya bercucuran darah, dengan lengan yang nampak patah.
Aziz, warga lainnya yang melihat kejadian tersebut mengaku kaget saat melihat kerumunan warga yang berada di lokasi kejadian. Dia segera menghampiri, dan menyaksikan kondisi korban tampak kritis.
“Setahu saya sudah begitu, kok rame, saya singgah di situ. Tangannya putus, patah atau gimana,” ucap lelaki itu.
“Dia ditabrak pas di tiang lampu merah Jl Yos Sudarso, tepat di Simpang Jl Pendidikan itu,” lanjut Aziz.
Usai itu, korban langsung dilarikan ke RS Meloy Sangatta yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Kutim AKP Wulyadi melalui Kanit Laka Ipda Herianto mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) laka lantas tersebut telah dikondisikan oleh petugas Satlantas Polres Kutim, agar kondisi lalu lintas tidak terganggu.
Sementara antara kedua pihak yang terlibat laka lantas, menurut Herianto, masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami masih proses pemeriksaan saksi-saksi. Nanti akan kami informasikan lagi kelanjutannya,” ucap lelaki yang karib disapa Heri itu.
Dia membenarkan bahwa korban telah dilarikan ke RS Meloy Sangatta.