PT Darma Henwa Bantah Pengakuan Pegawainya Adanya Keresahan Internal Akibat Status KTM45

Kronikkaltim.com – Salah satu pegawai PT Darma Henwa, dengan nama samaran Bunga ikut angkat bicara terkait KTM45 yang dinayatakan positif Covid-19 pada 19/06/2020. Bunga meminta untuk dilakukan swab tes pada dirinya karena khawatir dirinya telah terinfeksi virus Covid-19. Hal ini didasari atas acara perpisahan yang dilakukan KTM45 sebelum dipindah tugaskan di Kalimantan Selatan.
Wakil ketua DPRD Kutim Arfan, menyatakan saat ini terjadi keresahan masyarakat di internal PT Darma Henwa maupun masyarakat yang berada di area 1400 kamp pelangi Desa Sepaso Timur. Selain itu beberapa karyawan yang diduga telah melakukan kontak dengan KTM45 sudah tidak muncul di area kamp, dan tambang.
“Semoga informasi yang diberikan kepada saya dari pegawai PT Darma Henwa (Bunga,red) tidak valid namun bila benar adanya. Maka atas nama DPRD Kutim meminta PT Darma Henwa untuk segera melaporkan ini dan berkordinasi dengan Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan,” jelas Arfan
Selain itu Arfan menambahkan, bila PT Darma Henwa tidak mampu secara finansial melakukan tes swab maka biar Negara yang berperan. Karena Bunga yang bertemu langsung dengan Arfan, mengakui keresahannya dan teman-temanya yang kemungkinan telah terinfeksi Covid-19.
Dalam pertemuan tertutup dengan Dinas Kesehatan, Wakil Ketua Komisi A, Bastian Sangga Langi, menyatakan Bahwa PT Darma Henwa telah melaporkan dan melakukan tes Swab kepada 30 orang pegawainya dan saat ini sedang menunggu hasil.
“Menurut Dinas Kesehatan, mereka telah melaporkan, dan melakukan tes swab kepada pegawainya, mari kita lihat hasilnya,” jelas Bastian.
Yadi Indra, Head of HR PT Darma Henwa, menjelaskan bahwa isu yang diberikan oleh Bunga, mengenai adanya keresahan pada kondisi internal PT Darma Henwa hingga adanya acara perpisahan yang dilakukan KTM45, tidak benar adanya. Selain itu, Yadi menegaskan bahwa KTM45 saat ini telah melakukan 3 kali tes swab, walau tes swab yang dilakukan pertama kali positif namun yang terakhir dilakukan telah negatif.
“Kami telah berkordinasi dengan dinas kesehatan Kutim, dan 30 staff kami telah melaksanakan tes swab dan hasilnya negatif. Selain itu kondisi internal perusahaan saat ini sangat kondusif,” jelas Yadi.
Sebagai catatan, KTM 45 adalah staff dari PT Darma Henwa yang diduga sempat melakukan perjalanan pada area 1400 kamp pelangi Desa Sepaso Timur dan area Sangatta yang kemudian dinayatakan positif Covid-19, setelah menjalani pemeriksaan PCR swab di Rumah Sakit (RS) Pertamina Balikpapan pada 19/06/2020. Hal ini baru terungkap pada 22/06/2020, oleh laporan masyarakat yang masuk pada wakil ketua DPRD Kutai Timur, Arfan.